Minggu, 25 Maret 2012

Tips Belajar


Kesulitan belajar tidak hanya di alami oleh anak-anak tingkat SD saja, sampai dengan mahasiswa pun kadang merasa kesulitan untuk meraih belajar yang maksimal dengan waktu yang minimal. Berikut ini tips bagaimana belajar yang baik dan efektif.

1. Pilihlah waktu belajar yang paling efektif
Pemilihan waktu merupakan salah satu faktor yang penting agar tercipta konsentrasi penuh. Waktu yang paling tepat untuk belajar adalah pukul 02.00 sampai dengan subuh. Mengapa demikian…? Pukul 02.00 sampai dengan subuh adalah waktu sepertiga malam terakhir yang sunyi sehingga suasana akan mendukung konsentrasi dalam belajar. Selain hal tersebut, saat bangun tidur otak kita belum ada beban apapun/belum ada masalah yang dipikrkan. Namun sebelumnya harus tidur dulu dan bangun pukul 02.00. alangkah lebih baik jika sebelum belajar diawali dengan mengambil air wudlu dan sholat malam. Jadi lengkaplah antara belajar dan berdoa.
2. Ciptakan suasana yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Yang penting jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
3. Catatlah intisari dari materi
Belajarlah membuat  intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Berlatih mengingat kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. 
5. Tekun dan rutin
Ketekunan dan rutinitas belajar akan mempegaruhi peningkatan prestasi belajar. Jika jarang belajar prestasi yang diraih tidak akan maksimal.  Untuk mendapatkan hasil yang baik buatlah jadwal harian materi utama yang harus dipelajari.
6. Kembangkan materi
Kalau kita sudah mengulang materi cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan., buatlah pertanyaan dalam hati dan cobalah mencari jawabannya. Misalkan dengan pertanyaan :  mengapa…?, Bagaimana…?
7. Memahami  materi
Belajar tidak sekedar hapalan tapi memahami. Dengan memahami  ini kita bisa mengembangkan materi –materi yang kita pelajari.
8. Buatlah soal dan jawablah
Jika kita sudah membaca dan meringkas intisari dari materi cobalah buat beberapa soal dan jawablah sendiri dengn tidak melihat buku atau catatan yang telah kita buat.
9. Buatlah jadwal waktu luang untuk refresh otak
Ingatlah bahwa Otak kita juga membutuhkan istirahat. Buatlah jadwal waktu luang untuk merefresh otak kita dengan kegiatan yang dapat memberikan rasa senang dan menyegarkan seperti jalan-jalan ke tempat yang sejuk atau berolahraga atau  dengan kegiatan lain selain membaca buku.

Semoga tips tersebut dapat bermanfaat.

Biodata Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono

Nama : Jenderal TNI (Purn) DR. Susilo Bambang Yudhoyono
Lahir : Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949

Ayah :  Raden Soekotjo
Ibu :  Siti Habibah
Agama : Islam
Istri : Kristiani Herawati,
Anak : Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono
Jabatan terakhir : Presiden RI ke - 6 

Pendidikan
- Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
- American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
- Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
- Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
- On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
- Jungle Warfare School, Panama, 1983
- Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984
- Kursus Komando Batalyon, 1985
- Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
- Command and General Staff College, Fort = Leavenwort,Kansas, AS
- Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS

- Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tahun 2004 

Karier
- Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
- Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
- Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
- Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
- Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
- Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
- Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
- Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
- Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
- Dosen Seskoad (1989-1992)
- Korspri Pangab (1993)
- Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
- Asops Kodam Jaya (1994-1995)
- Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
- Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
- Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
- Pangdam II/Sriwijaya (1996-) sekaligus Ketua Bakorstanasda
- Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)
- Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI) tahun  1998-1999
- Mentamben (sejak 26 Oktober 1999)
- Menko Polsoskam (Masa Presiden KH Abdurrahman Wahid)
- Menko Polkam (MasaPresiden Megawati Sukarnoputri) mengundurkan diri 11 Maret 2004

- Presiden RI ke-6 periode 1 tahun 2004-2009 dan periode 2 tahun 2009-2014
Penugasan
Operasi Timor Timur (1979-1980), dan 1986-1988

Penghargaan
- Adi Makayasa (lulusan terbaik Akabri 1973)
- Honorour Graduated IOAC, USA, 1983
- Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003

- Bintang Asia (Star of Asia), 2005, oleh BusinessWeek
- Bintang Kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama, 2006, oleh Sultan Brunei
- Doktor Honoris Causa, 2006, oleh Universitas Keio
- Darjah Utama Seri Mahkota, 2008, oleh Yang DiPertuan Agong Tuanku Mizan Zainal Abidin
- 100 tokoh Berpengaruh Dunia 2009 kategori Pemimpin & Revolusioner Majalah TIME, 2009