Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2013

Sejarah Kaskus, The Largest Indonesian Community

KASKUS didirikan pada tanggal 6 November 1999 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Mulanya Andrew Darwis, Ronald, dan Budi membuat KASKUS untuk memenuhi tugas kuliah mereka. KASKUS sendiri bertujuan untuk mengobati kerinduan mahasiswa Indonesia di luar negeri akan Indonesia melalui berita-berita Indonesia yang diterjemahkan.
Di tahun 2006 KASKUS terpaksa berubah domain dari .com menjadi .us karena penyebaran virus Brontok yang menyerang situs-situs besar Indonesia termasuk KASKUS. Sejak saat itulah alamat situs KASKUS berubah menjadi kaskus.us, yang juga sekaligus mengartikan bahwa KASKUS adalah us atau kita.
Pada tahun 2008, Andrew Darwis dan Ken Dean Lawadinata memutuskan untuk mengelola KASKUS secara profesional. Situs KASKUS, personel &infrastuktur yang terkait akhirnya diboyong ke Indonesia pada tahun ini.
Di Indonesia, kantor KASKUS pertama berlokasi di daerah Mangga Besar, yang dibantu dengan 2 orang tenaga profesional. Dibawah naungan PT. Darta Media Indonesia, langkah pertama yang dilakukan KASKUS adalah melakukan rebranding. Mematuhi UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang berlaku dan mendorong perilaku berinternet sehat, KASKUS mengambil langkah serius untuk menutup dua forum kontroversial yaitu BB17 (Buka-Bukaan 17 Tahun) dan Fight Club. Langkah tersebut diapresiasi baik oleh pengguna internet Indonesia, hal ini ditandai dengan meningkat pesatnya member KASKUS hingga 300% dengan jumlah member sebanyak 1,2 juta.
Di tahun 2009, untuk mengimbangi kebutuhan akan hal ini, maka kantor KASKUS pindah ke daerah Melawai. Disini tenaga profesional KASKUS bertambah hingga lebih dari 60 orang.
Sejak tahun 2009, KASKUS menjadi pemain penting di ranah online Indonesia. KASKUS menerima banyak penghargaan diantaranya “The Best Innovation in Marketing” dan “The Best Market Driving Company” oleh Marketing Magazine, dan “The Greatest Brand of the Decade” (2009-2010) oleh Mark Plus Inc. KASKUS dengan bangga berada di peringkat 1 untuk kategori situs komunitas, dan merupakan situs lokal nomor 1 di Indonesia, menurut Alexa.
Tahun 2011 KASKUS memulai kemitraannya dengan Global Digital Prima, sebuah perusahaan Indonesia yang berfokus untuk mengembangkan industri digital dan konten lokal Indonesia. Kemitraan ini mendorong pertumbuhan KASKUS yang lebih besar lagi, baik dari sisi infrastuktur, tenaga profesional & jaringan bisnisnya dalam usaha menjadi situs nomor 1 di Indonesia serta pemain global online di dunia. Mengimbangi ekspansi, KASKUS pun memindahkan kantor utamanya ke Menara Palma di daerah Kuningan dan menamakannya KASKUS Playground.
Sebagai perusahaan yang besar karena penggunanya, KASKUS selalu berusaha untuk terus meningkatkan kenyamanan Kaskuser. Tanggal 26 Mei 2012 menjadi saksi perjalanan KASKUS dimana KASKUS kembali menggunakan alamat situs resmi kaskus.com dan kaskus.co.id, ini dilakukan untuk kembali memperkuat citra KASKUS sebagai situs yang bervisi global namun tetap memiliki identitas Indonesia.
Di tahun 2012 KASKUS juga meluncurkan versi baru KASKUS 2.0 dimana terjadi penyempurnaan pada tampilan, navigasi, fitur search, layanan Forum Jual Beli (FJB), serta menambah server untuk mengakomodir kebutuhan member KASKUS yang telah mencapai lebih dari 4,5 juta member.
Sumber

Sabtu, 09 November 2013

PAHLAWAN NASIONAL DARI JAWA BARAT


No
Nama
SK Presiden

1
Dr. Koesoemah Atmadja, SH.
1898 - 1952
124 Tahun 1965
14 – 5 - 1965
2
Laksamana Laut R.E.Martadinata 1921-1966
220 Tahun 1966 7-10-1966
3
Raden Dewi Sartika
1884-1947
252Tahun 1966 1-2-1966
4
Sultan Ageng Titajasa
1631-1683
45/TK/1970
1-8-1970
5
K.H. Zainal Moestafa
1907-1944
064/TK/1972
6-11-1972
6
R. Otto Iskandardinata
1897-1945
088/TK/1973
6-11-1973
7
Prof. Mr. Iwa Kusuma Sumantri
( 1899 – 1971 )
073/TK/2002
6 – 11 - 2002
8
Maskoen Soemadiredja
( 1907 – 1986 )
089/TK/TH 2004
5-11-2004
9
Gatot Mangkoepradja
( 1896 - 1968 )
089/TK/TH 2004
  5-11-2004
10
Tirto Adhi Soeryo
085/TK/TH 2006
3-11-2006
11
KH. Noer Ali
085/TK/TH 2006
3-11-2006
12
KH. Abdul Halim
041/TK/TH 2008
6-11-2008

Minggu, 27 Oktober 2013

Daftar Propinsi di Indonesia tahun 2013 Beserta Ibukotanya

        Seiring dengan perubahan regulasi pemerintahan di Indonesia, ada beberapa perubahan pada tatanan pemerintahan daerah propinsi. tidak hanya adanya pemekaran propinsi juga  perubahan letak ibukotanya pada propinsi-propinsi tertentu di Indonesia . Berikut ini adalah daftar propinsi dan ibukotanya yang terbaru tahun 2013.

No
Propinsi
Ibukota

PULAU SUMATERA
1
NANGGRO ACEH DARUSALAM
BANDA ACEH
2
SUMATERA UTARA
MEDAN
3
SUMATERA BARAT
PADANG
4
SUMATERA SELATAN
PALEMBANG
5
RIAU
PEKANBARU
6
KEPULAUAN RIAU
TANJUNG PINANG
7
JAMBI
JAMBI
8
BENGKULU
BENGKULU
9
LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
10
BANGKA BELITUNG
PANGKAL PINANG

PULAU JAWA
11
BANTEN
SERANG
12
DKI JAKARTA
JAKARTA
13
JAWA BARAT
BANDUNG
14
JAWA TENGAH
SEMARANG
15
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
16
JAWA TIMUR
SURABAYA

PULAU NUSA TENGGARA DAN BALI
17
NUSA TENGGARA BARAT
MATARAM
18
NUSA TENGGARA TIMUR
KUPANG
19
BALI
DENPASAR

PULAU KALIMANTAN
20
KALIMANTAN BARAT
PONTIANAK
21
KALIMANTAN TENGAH
PALANGKARAYA
22
KALIMANTAN SELATAN
BANJARMASIN
23
KALIMANTAN TIMUR
SAMARINDA
24
KALIMANTAN UTARA
TANJUNG SELOR

PULAU SULAWESI
25
SULAWESI UTARA
MANADO
26
SULAWESI TENGAH
PALU
27
SULAWESI TENGGARA
KENDARI
28
SULAWESI SELATAN
MAKASAR
29
SULAWESI BARAT
MAMUJU
30
GORONTALO
GORONTALO

KEPULAUAN PAPUA DAN MALUKU
31
MALUKU UTARA
SOFIFI
32
MALUKU
AMBON
33
PAPUA
JAYAPURA
34
PAPUA BARAT
MANOKWARI

Semoga bermanfaat.

Kamis, 26 September 2013

SEKOLAH LIMA SENTI

Oleh Rhenald Kasali

Setiap kali berkunjung ke Yerusalem, saya sering tertegun melihat orang-orang Yahudi orthodox yang penampilannya sama semua. Agak mirip dengan China di era Mao yang masyarakatnya dibangun oleh dogma pada rezim otoriter dengan pakaian ala Mao. Di China, orang-orang tua di era Mao jarang senyum, sama seperti orang Yahudi yang baru terlihat happy saat upacara tertentu di depan Tembok Ratapan. Itupun tak semuanya. Sebagian terlihat murung dan menangis persis di depan tembok yang banyak celahnya dan di isi kertas-kertas bertuliskan harapan dan doa.

Perhatian saya tertuju pada jas hitam, baju putih, janggut panjang dan topi kulit berwarna hitam yang menjulang tinggi di atas kepala mereka. Menurut Dr. Stephen Carr Leon yang pernah tinggal di Yerusalem, saat istri mereka mengandung, para suami akan lebih sering berada di rumah mengajari istri rumus-rumus matematika atau bermain musik. Mereka ingin anak-anak mereka secerdas Albert Einstein, atau sehebat Violis terkenal Itzhak Perlman.

Saya kira bukan hanya orang Yahudi yang ingin anak-anaknya menjadi orang pintar. Di Amerika Serikat, saya juga melihat orang-orang India yang membanting tulang habis-habisan agar bisa menyekolahkan anaknya. Di Bekasi, saya pernah bertemu dengan orang Batak yang membuka usaha tambal ban di pinggir jalan. Dan begitu saya intip rumahnya, di dalam biliknya yang terbuat dari bambu dan gedek saya melihat seorang anak usia SD sedang belajar sambil minum susu di depan lampu templok yang terterpa angin.Tapi tahukah anda, orang-orang yang sukses itu sekolahnya bukan hanya 5 senti?

Dari Atas atau Bawah ? Sekolah 5 senti dimulai dari kepala di bagian atas. Supaya fokus, maka saat bersekolah, tangan harus dilipat, duduk tenang dan mendengarkan. Setelah itu, apa yang di pelajari di bangku sekolah diulang dirumah, di tata satu persatu seperti melakukan filing, supaya tersimpan teratur di otak. Orang-orang yang sekolahnya 5 senti mengutamakan raport dan transkrip nilai. Itu mencerminkan seberapa penuh isi kepalanya. Kalau diukur dari kepala bagian atas, ya paling jauh menyerap hingga 5 sentimeter ke bawah.

Tetapi ada juga yang mulainya bukan dari atas, melainkan dari alas kaki. Pintarnya, minimal harus 50 senti, hingga ke lutut. Kata Bob Sadino, ini cara goblok. Enggak usah mikir, jalan aja, coba, rasain, lama-lama otomatis naik ke atas. Cuma, mulai dari atas atau dari bawah, ternyata sama saja. Sama-sama bisa sukses dan bisa gagal. Tergantung berhentinya sampai dimana.

Ada orang yang mulainya dari atas dan berhenti di 5 senti itu, ia hanya menjadi akademisi yang steril dan frustasi. Hanya bisa mikir tak bisa ngomong, menulis, apalagi memberi contoh. Sedangkan yang mulainya dari bawah juga ada yang berhenti sampai dengkul saja, seperti menjadi pengayuh becak. Keduanya sama-sama berat menjalani hidup, kendati yang pertama dulu bersekolah di ITB atau ITS dengan IPK 4.0. Supaya bisa menjadi manusia unggul, para imigran Arab, Yahudi, China, dan India di Amerika Serikat menciptakan kondisi agar anak-anak mereka tidak sekolah hanya 5 senti tetapi sekolah 2 meter. Dari atas kepala hingga telapak kaki. Pintar itu bukan hanya untuk berpikir saja, melainkan juga menjalankan apa yang dipikirkan, melakukan hubungan ke kiri dan kanan, mengambil dan memberi, menulis dan berbicara. Otak, tangan, kaki dan mulut sama-sama di sekolahkan, dan sama-sama harus bekerja. Sekarang saya jadi mengerti mengapa orang-orang Yahudi Mengirim anak-anaknya ke sekolah musik, atau mengapa anak-anak orang Tionghoa di tugaskan menjaga toko, melayani pembeli selepas sekolah.

Sekarang ini Indonesia sedang banyak masalah karena guru-guru dan dosen-dosen nya – maaf- sebagian besar hanya pintar 5 senti dan mereka mau murid-murid nya sama seperti mereka. Guru Besar Ilmu Teknik (sipil) yang pintarnya hanya 5 senti hanya asyik membaca berita saat mendengar Jembatan Kutai Kartanegara ambruk atau terjadi gempa di Padang. Guru besar yang pintarnya 2 meter segera berkemas dan berangkat meninjau lokasi, memeriksa dan mencari penyebabnya. Mereka menulis karangan ilmiah dan memberikan simposium kepada generasi baru tentang apa yang ditemukan di lapangan.Yang sekolahnya 5 senti hanya bisa berkomentar atas komentar-komentar orang lain. Sedangkan yang pandainya 2 meter cepat kaki dan ringan tangan.Sebaliknya yang pandainya dari bawah dan berhenti sampai di dengkul hanya bisa marah-marah dan membodoh-bodohi orang-orang pintar, padahal usahanya banyak masalah.

Saya pernah bertemu dengan orang yang memulainya dari bawah, dari dengkul nya, lalu bekerja di perusahaan tambang sebagai tenaga fisik lepas pantai. Walau sekolahnya susah, ia terus menabung sampai akhirnya tiba di Amerika Serikat. Disana ia hanya tahu Berkeley University dari koran yang menyebut asal sekolah para ekonom terkenal.Tetapi karena bahasa inggris nya buruk, dan pengetahuannya kurang, ia beberap kali tertipu dan masuk di kampus Berkeley yang sekolahnya abal-abal. Bukan Berkeley yang menjadi sekolah para ekonom terkenal. Itupun baru setahun kemudian ia sadari, yaitu saat duitnya habis. Sekolah tidak jelas, uang pun tak ada, ia harus kembali ke Jakarta dan bekerja lagi di rig lepas pantai.

Dua tahun kemudian orang ini kembali ke Berkeley, dan semua orang terkejut kini ia bersekolah di Business School yang paling bergengsi di Berkeley. Apa kiatnya? “Saya datangi dekannya, dan saya minta diberi kesempatan . Saya katakan, saya akan buktikan saya bisa menyelesaikannya. Tetapi kalau tidak diberi kesempatan bagaimana saya membuktikannya?”Teman-tema
n nya bercerita, sewaktu ia kembali ke Berkeley semua orang Indonesia bertepuk tangan karena terharu. Anda mau tahu dimana ia berada sekarang?Setelah meraih gelar MBA dari Berkeley dan meniti karir nya sebagai eksekutif, kini orang hebat ini menjadi pengusaha dalam bidang energy yang ramah lingkungan, besar dan inovatif.Saya juga bisa bercerita banyak tentang dosen-dosen tertentu yang pintarnya sama seperti Anda, tetapi mereka tidak hanya pintar bicara melainkan juga berbuat, menjalankan apa yang dipikirkan dan sebaliknya.

Maka jangan percaya kalau ada yang bilang sukses itu bisa dicapai melalui sekolah atau sebaliknya. Sukses itu bisa dimulai dari mana saja, dari atas oke, dari bawah juga tidak masalah. Yang penting jangan berhenti hanya 5 senti, atau 50 senti. Seperti otak orang tua yang harus di latih, fisik anak-anak muda juga harus di sekolahkan. Dan sekolahnya bukan di atas bangku, tetapi ada di alam semesta, berteman debu dan lumpur, berhujan dan berpanas-panas, jatuh dan bangun.

Sabtu, 27 April 2013

GAJI PNS TAHUN 2013

Setelah dinanti sekian lama, akhirnya pemerintah mengeluarkan juga dasar hukum penyesuaian gaji PNS untuk tahun 2013 dengan disahkannya PP nomor 22 Tahun 2013 tentang Perubahan Kelima Belas atas PP nomor 7 tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS.
Peraturan ini berlaku surut per 1 Januari 2013.
Mengingat PP tentang gaji ini dikeluarkan akhir April 2013, jadi kemungkinan besar gaji baru bagi PNS akan diterima bulan Juni 2013.
Berikut ini sebagai gambaran perbandingan gaji PNS tahun 2013 dan tahun 2012 dengan masa kerja 0 tahun.
Tahun 2012
Tahun 2013
Golongan
Gaji Pokok
Golongan
Gaji Pokok
I a
1.260.000
I a
1.323.000
II a
1.624.700
II a
1.714.100
III a
2.064.100
III a
2.186.400
IV a
2.436.100
IV a
2.580.500
Untuk lebih lengkapnya dapat diunduh disini.
Semoga bermanfaat...

Senin, 25 Februari 2013

HASIL PERHITUNGAN (REAL COUNT) PEMILUKADA JAWA BARAT 2013

Berdasarkan hasil perhitungan KPU Jawa Barat, pasangan nomor 4 ADEM (Aher-Dedi Mizwar) memperoleh 32,5 % suara menempati posisi pertama perolehan suara disusul pasangan nomor 5 Rieke-Teten (28,1 %), pasangan Dede-Laksamana (25,7%), pasangan nomor 2 Yance-Tatang (11,9%) dan terakhir pasangan nomor 1 Didik-Cecep Toyib (1,8%).
Jika melihat hasil perhitungan dari KPU dan beberapa lembaga survei dengan perhitungan cepatnya maka dipastikan pasangan Ahmad Heryawan dan Dedi Mizwar adalah pemenang dan menjadi gubernur-wakil gubernur Jawa Barat periode 2013-2018, tanpa harus pilkada tahap 2.





Penghitungan Sementara :
Hasil Lengkap...
181,450 ( 1.8% )
Ranking 5
1,197,346 ( 11.9% )
Ranking 4
2,591,794 ( 25.7% )
Ranking 3
3,277,647 ( 32.5% )
Ranking 1
2,832,873 ( 28.1% )
Ranking 2

Referensi : KPU Jabar